ploceusmanyar

kanker

Tiba-tiba aku ingat sosok majoor Verbruggen. Kata-katanya kala itu: “Ya, emosi lagi. Orang Jawa itu punya kanker, emosi namanya. Tapi mereka serdadu, kau perwira. Itu lain. Sudahlah! Saya bukan gurumu, bukan pendidikmu. Pokoknya, awas!”
……entah kenapa aku ingat percakapan itu…………

[lih. Burung-Burung Manyar]


Posted in Prosa, kutip

Nazareth van Java

…suatu usaha untuk mengenang peran suatu tempat di pinggiran Kota Lama Semarang (Old Semarang) dalam sejarah. Bangunan batu bata terekspos sebagai salah satu landmark dari deratan wilayah ini. Hampir semuanya merupakan bangunan yang dapat ditelusuri hingga akhir abad ke-19, tepatnya antara tahun 1875 hingga awal abad ke-20, i.e. Gereja Gedangan dan kompleks susteran Fransiskanes.

Di tempat ini pernah lalu-lalang para “raksasa sejarah” Keuskupan Agung Semarang. Patres Frans van Lith (Kang binapa bapa wong Jawa-demikian tulisan singkat di kaki patung beliau di Bethlehem van Java, Muntilan), Simon Beekman (rasul perintis di antara kaumTionghoa Semarang), Hoevenaars (Jesuit sinterklaas), dan tentu Rama Kanjeng Albert Soegijapranata, untuk menyebut beberapa yang menjadi kebanggaan kami.

Aku beruntung dan diberkati, karena boleh menikmati “odor” kesucian dan kerja keras mereka, serta jejak yang ditinggalkan oleh para raksasa itu. Di tempat yang sama di mana jejak langkah mereka tercetak, kini aku juga menjejakkan langkah dan tinggal.


Posted in Prosa, oud semarang

ultimate attraction or fear?

May 26
1 Comment

“the ultimate attraction is the unknown“, kata Alex Lowe.

Akhirnya ia memang gugur ketika menghadapi the unknown yang baginya merupakan hal yang paling menarik itu!

Hari-hari ini, the unknown ternyata merupakan “my ultimate fear”!

God, help me to love it so!


Posted in kutip
Next Page »

    ploceusmanyar

    “Whatever you cannot talk about, you shall be silent on,” once said the wise Wittgenstein. But often sometimes, and somehow, someone is obliged not to be silent even if he or she cannot talk about anything. …so once upon a time some “Manyar-Birds” flapped their unexperienced wings to fly and sing the stories of the hearts of their silent brothers and sisters before pure little children who do like stories. (Y.B. Mangunwijaya)

    bukan kriminal!

    Berpikir bukanlah tindakan kriminal! Tulisan ini mungkin bukan buah pikiran, cuma sekadar pengisi kekosongan-yang sering tak tertanggungkan, upaya untuk mengartikan apa yang tampak dan percobaan untuk mengintip sesuatu di antara baris-baris yang tercetak. Siapa tahu ada sesuatu di sana. Mari! surjo