Dialogue Between My Heart and My Head (3)

Surat kepada Maria Cosway

“Dialogue Between My Heart and My Head” (lanjutan)

Kepala: … Kunjunganku ke Legrand & Malinos waktu itu memiliki kepentingan publik. Di Richmond akan dibangun sebuah pasar. Bangunan seperti Legrand & Malinos sungguh merupakan rancangan yang memerlukan lahan yang luas, apalagi jika sebuah jembatan dapat dibangun di atas sungai Schuykill di Philadelphia…Saat aku sibuk dengan urusan arsitektur ini kamu semakin asyik dengan kenalan-kanalan baru, dan terus berusaha agar tidak berpisah dari mereka….Tapi kau tidak bisa makan malam bersama dengan mereka semua. Banyak surat mesti kau kirim ke setiap penjuru kota, berisi permohonan maafmu karena tidak bisa bersama dengan mereka. Bahkan kau berlaku kasar untuk mengirim pesan kepada Ny. Danville, tepat saat kita hendak pergi makan malam dengannya, hanya lantaran datang surat yang harus segera ditanggapi. Kau berusaha membujukku untuk menciptakan alasan yang masuk akal untuk tidak datang ke makan malam itu, tapi aku tahu kau hanya ingin segera mulai menulis surat balasan…

Hati: Oh! kawanku, kamu telah menyegarkan ingatanku atas hari itu. Sungguh aku ingat semuanya… Teruskanlah, sungguh menjadi hiburan bagiku, dan lukiskanlah bagiku pengalaman di St. Germains hari itu. Setiap hal sungguh sangat indah! Port de Neuilll, bukit di sepanjang sungai Seine, taman chateaux..etc. Telusurilah kembali pemandangan-pemandangan indah itu bagiku, sahabat baikku, dan aku akan mengampuni segala ketidaksopananmu kepadaku. Hari ketika kita ke st. Germains terasa sedikit agak panas, bukan?

Kepala: Kau adalah makluk paling bebal yang pernah berbuat dosa. Aku mengingatkan dirimu mengenai kekeliruamu pada hari pertama itu, dengan maksud agar kau belajar dari pengalaman hari itu, tapi alih-alih mendengarkanku, dirimu menyulut kembali kenanganmu hari itu, menelurusinya kembali kesenanganmu dengan harapan kau mengalaminya lagi. Aku sering berkata kepadamu bahwa afeksimu terlibat terlalu dalam sehingga mesti kau bayar dengan rasa sakit yang besar: bahwa para kenalanmu itu benar-benar orang yang berbakat, … punya rasa humor tinggi, berhati tulus…sedangkan para perempuan itu memiliki kualitas dan pencapaian tinggi…dalam hal musik, kecantikan, dan kelembutan yang merupakan ornamen dari kodrat keperempuanan mereka dan menjadi sumber sukacita bagi kita. Tapi segala hal ini akan menambah sakitnya sebuah perpisahan…
Hati: Tetapi mereka mengatakan kepadaku akan datang lagi tahun depan.
Kepala: Tapi sekarang, lihatlah apa yang kau derita, dan kedatangan mereka kembali tetap tergantung pada berbagai macam hal… Oleh karena itu kau harus meninggalkan impian untuk berjumpa kembali dengan mereka.

Hati: Terkutuklah aku  jika aku melakukannya!

Kepala: Baik. Bayangkan bahwa mereka datang kembali menjumpaimu. Mereka akan tinggal selama 2 bulan. Ketika yang dua bulan ini berakhir, apa yang akan terjadi? Mungkin kau akan menghibur diri bahwa mereka akan datang ke Amerika?

Hati: Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi. Aku tak melihat sesuatupun yang mustahil, dan aku melihat banyak hal terjadi, entah bagaimana, dirancang untuk membuat kita bahagia….

http://www.sixthman.net/blog/2008/09/

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s